LT

Senin, 24 Agustus 2015

Kerukunan warga bersama paguyuban Irama Puri

Salam jumpa pemirsa, jika anda ingin membaca lebih lanjut silahkan klik judul atau kunjungi website kami di www.lestarimk.com terima kasih.

Dirgahayu Indonesia yang ke-70 tahun ini tidak kalah meriah dengan tahun sebelumnya. Meski kami memperingati dengan acara sederhana namun cukup meriah acaranya. Ya setidaknya kami berusaha untuk menghormati jasa para pahlawan meski dijaman sekarang cukup dengan mengisi kemerdekaan dengan hal yang positif. Naaah kebetulan salah satu warga anggota paguyuban tanggal 17 Agustus 2015 kemarin ada yang sedang mengadakan syukuran atas usaha barunya dibidang jasa mobil ambulans. Beliau adalah Pak Haryono, nama jasa angkutan ambulans yang baru dirintis kalo tidak salah Wijaya Kusuma. Jasa ambulans beliau bekerja sama dengan pihak Rumah sakit umum daerah Kota Tangerang dan Rumah sakit swasta. 

Acara syukuran pembukaan dimulai satu persatu yang kemudian muncul ide dari ibu-ibu yang pernah merasakan betapa pak Haryono ini suka bercanda kepada mereka. Sampai akhirnya ibu-ibu kompak untuk memberikan sedikit candaan kepada beliau (supaya lebih berkesan). Ibu-ibu mengumpulkan properti untuk membuat suasana menjadi seru. 

Siap-siap, twew...?!?


Maaf, diguyur dulu ya pak....


Selamat dan sukses ya pak....
Tiba saatnya pas pak Haryono sedang menempelkan stiker ke mobil ambulans, ibu-ibu dengan kompaknya mengalungkan properti yang terbuat dari kembang dan kemasan botol air mineral dll. Pak Haryono lumayan terkesan juga namun beliau orangnya legowo meski kami kerjain secara demikian tetap saja beliau santai dan tidak marah. Hmmm.... ternyata kebersamaan itu indah, jikalau ada candaan yang kurang berkenan mohon dimaafkan, karena disini murni hanya guyonan atau candaan sesama warga sebagai salah satu wujud kekompakan dan kerukunan warga sekitar. Ya semoga Indonesia tetap jaya dan bersatu rakyatnya merasa adil, makmur dan sentosa. Atas candaannya kami mohon Maaf ya pak Haryono. Hehehe :) 

Merdeka.... !!!!!

Jumat, 21 Agustus 2015

Tradisi bancaan bubur abang putih

Salam jumpa pemirsa, jika anda ingin membaca lebih lanjut silahkan klik judul atau kunjungi website kami di www.lestarimk.com terima kasih.

Bubur abang putih 

Menyambut kelahiran buah hati tentunya sudah dinanti-nanti oleh kedua orang tua dan keluarga. Biasanya ketika bayi sudah lahir tentunya harus diberi nama yang baik. Naaah didaerah saya ada tradisi puput puser yang biasanya diadakan dengan membuat bubur abang putih. Bubur abang putih ini terbuat dari beras yang dimasak dengan santan kelapa begitu matang ambil sebagian bubur putihnya lalu sisanya dimasak lg dengan ditambahkan gula merah, jadi warnanya merah. Makanya disebut bubur abang putih yang artinya bubur merah putih.

Bubur abang putih tersebut dibagikan kepada tetangga dengan menyebutkan nama si bayi. Itulah tradisi bubur abang putih sebagai penanda bahwa bayi tersebut diberi nama. Untuk kemudian dibuatkan surat atau akte lahir. Begitulah kira2 tradisinya, bagaimana tradisi didaerah anda? Siapa tau ada yang serupa meski tidak sama. Hehehe