LT

Senin, 23 Februari 2015

Uang Rupiah Asli dikira tidak asli, salah satu bukti kurang update

Salam jumpa pemirsa di www.lestarimk.com

Hasil foto uang asli (tampak depan), keduanya asli ya...


Gambar kedua uang asli tampak belakang

Kejadian ini saya alami ketika saya sedang menata uang arisan RT. Pada saat itu saya kaget karena uang nominal Rp 100.000,- satu lembar setoran arisan dari tetangga kok berbeda dengan uang yang saya lihat biasanya. Kebetulan ada dua lembar uang Rp 100.000,- dari tetangga saya itu. Saya lihat dengan seksama, setelah saya perhatikan dengan teliti ternyata memang bentuknya hampir sama, mirip, kalau hanya sekilas dilihatnya sama padahal berbeda. Untuk mengantisipasi jikalau uang tersebut tidak asli, saya putuskan untuk berkonsultasi dengan ibu tetangga sebelah rumah saya dan beliau pun berkata oh ya beda bu. Terus daripada nanti memang benar itu uang tidak asli, saya putuskan untuk mengembalikan kepada si ibu yang menyetorkan uang tersebut ke saya. Si ibu yang menyetorkan uang tersebut juga berkata "oh ya beda ya bu, tapi ini uang dari klien saya" itu katanya. Karena saya gak mau ambil resiko akhirnya saya minta ditukar dengan uang yang lain yang biasa saya lihat. Hehehe....

Malamnya saya terima whatsapp dari ibu yang menyetorkan tersebut. Katanya, uang yang berbeda itu uang asli keluaran baru tahun 2014, disetorkan ke salah satu bank swasta memang diterima katanya memang uang baru tahun emisi 2014. Si ibu itu juga berkata kalau dia juga sudah buka google, dan ternyata memang asli katanya.

Saking penasarannya, suatu malam saya browsing internet juga. Eh.... ternyata memang benar itu uang keluaran Bank Indonesia yang baru yang hampir sama dangan yang lama dengan beberapa perbedaan salah satunya di Frasa Bank Indonesia diganti dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Uang Rp 100.000,- tersebut resmi diluncurkan Bank Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2014 lalu, namun baru beredar ke masyarakat pada hari senin, tanggal 18 Agustus 2014.

Hasil download dari google

Untuk itu, saya ingin berbagi info dengan pemirsa yang mungkin belum pernah melihat uang tersebut. Semoga tidak salah kira seperti saya, mohon maaf jika saya pernah salah kira.

Semoga informasi ini bermanfaat buat saya dan juga buat pemirsa, terimakasih sudah membacanya.

Pengalaman Pertama naik Kereta Api Listrik Tangerang - Jakarta

Salam jumpa pemirsa....

Hari sabtu kemarin sekolah anak saya libur karena gurunya pada ikut menghadiri acara ulang tahun Kota Tangerang. Daripada dirumah tidak ada acara akhirnya saya ajak anak-anak jalan-jalan kerumah saudara yang tinggal di Jakarta. Naah ceritanya anak saya yang kecil namanya Tiara belum pernah naik kereta api, jadi saya mencoba menggunakan transportasi kereta api. 
Penumpang dalam gerbong masih banyak yang duduk, karena belum ramai

Saya, Naura (anak pertama) & Tiara ( anak ke dua)berangkat dari rumah sekitar jam 12 siang jalan ke perempatan jalan dekat rumah untuk cari tukang ojek ke stasiun Batu Ceper Tangerang, lumayan dekat sih sekitar 1km dari rumah. Tapi, kalo jalan lumayan capek juga sih apalagi bersama anak-anak jadi mending naik ojek cukup bayar Rp 10.000,- sampai lah di stasiun Batu Ceper, Tangerang. Sesampainya disana saya beli tiket untuk bertiga @Rp 7.500 tujuan stasiun Duri, Jakarta dengan rincian Rp 5000 untuk kartu masuk / jaminan (nanti bisa diuangkan distasiun tujuan) dan untuk ongkosnya cuma Rp 2.500 (lumayan hemat). Karena baru pertama naik KRL, jadi jadwalnya saya belum hafal, jadi masih harus menunggu kedatangan kereta yang jam 12.30 (menunggu sebentar) hehehe.

Tak lama kemudian kereta api nya datang dan kami pun naik, duh senangnya Tiara naik kereta, sampai narsis memfoto orang-orang yang ada didalam kereta (yang se gerbong). Setengah jam kemudian tibalah kami di stasiun Duri, Jakarta. Saya bingung dimana ini saya bisa tukarkan kartu dengan uang, lalu saya bertanya kepada mbak - mbak penjaga pintu keluar. Dan mbaknya kasih tau saya, kalo harus keluar dulu baru mengantri di loket untuk menguangkan kartu tersebut. Setelah antri sebentar saya dapat pengembalian uang 3 kartu x Rp 5.000,- = Rp 15.000,- lumayan bisa buat ongkos naik bajaj dari stasiun Duri, Jakarta kerumah saudara yang di Jembatan Dua. Hehehe....

Ditengah kemacetan jalan datang lah bajaj, dan kami naik setelah memberi tahu ke tukang bajaj "pak bisa antar kami ke Petak Kodok samping kecamatan Tambora" tukang bajaj menjawab "oh ya bisa bu" saya tanya kembali " maaf berapa ongkosnya?" Tukang bajaj menjawab "Rp 15.000" lalu saya berkata "iya deh pak" naiklah kami kedalam bajaj. Setelah muter-muter nyampai di perempatan kelurahan Tambora si Tukang Bajaj bilang " belok kanan / kiri?" Saya jawab " waduh saya tidak tahu pak setahu saya lewat jembatan besi arah jembatan dua". Eee  kata bapak tukang bajaj "lha katanya Tambora, kok kejembatan Dua, ini mah jauh ke mana-mana bu". Setelah bernegosiasi akhirnya saya diantar juga ke tempat tujuan saya di Jembatan Dua, Jakarta. Hmmm.... Saya kira si bapak tukang bajaj sudah tahu tadi, gak taunya salah paham. Hadeeeh, jadi lama perjalanan kami, tapi tidak apalah yang penting tiba ditempat tujuan dengan selamat.

Itulah pengalaman saya dan anak-anak naik KRL, kapan-kapan jadi pengin naik lagi. Hehehe

Selasa, 17 Februari 2015

TK Negeri Pembina Akhlaqul Karimah

Salam jumpa pemirsa ....


Pentingnya pendidikan bagi tunas muda bangsa, makin banyak pendidikan -pendidikan yang dimulai sejak usia dini. Bahkan karena sibuknya bekerja kedua orang tua si anak sehingga para orang tua sudah mulai memberikan pendidikan diusia dini. 





Untuk para orang tua yang tinggal didaerah kota Tangerang jangan khawatir karena disini banyak sekali sekolah-sekolah yang bisa dijadikan tempat pendidikan bagi anak mereka. Disini ada sekolah TK negeri yang cuma satu-satunya TK negeri di Kota Tangerang, ini yaitu TKN Pembina Akhlaqul Karimah yang beralamat di Jln. HR Rasuna Said, Kunciran Jaya, Kec. Pinang, Kota Tangerang, Banten. Di TK tersebut para muridnya diajar dengan sistem sentra dan moving kelas. Terdiri dari kelas kelompok Bermain, kelas A dan kelas B. Setiap satu kelas diajar oleh 2 orang guru profesional.


Dan yang paling membanggakan para murid disekolah tersebut sudah diajarkan mandiri sejak dini. Contohnya, setiap murid tidak boleh ditunggui oleh orang tua/wali muridnya sehingga anak-anak tidak ada yang bermanja ria, anak -anak lebih fokus belajar dari pukul 07.30 - 10.30 wib dan untuk kegiatan ekskul sampai pukul 11.30 wib. Di sekolah ini selain belajar mengajar juga diisi dengan kegiatan yang membentuk karakter anak seperti main musik, menari, menyanyi dll, pokoknya bagus deh sistemnya. Diajar juga cara beribadah agama islam, seperti sholat, mengaji dll. Komplit kan....?


Ya, baru itu saja yang bisa saya informasikan semoga bermanfaat bagi pemirsa yang membaca tulisan saya. Terimakasih. www.lestarimk.com

Tongseng Pak Min

Salam jumpa pemirsa.....

Malam minggu kemarin dengan mengendarai sepeda motor, saya dan suami jalan-jalan sambil mencari makanan yang menggugah selera. Ketemulah warung sate "pak Min" disini menyediakan sate ayam, sate kambing, gulai kambing, sop kambing, tongseng kambing lengkap dengan nasi dan minumannya. Secara saya sedang suka dengan makanan yang panas akhirnya saya pilih pesan sate kambing dan tongseng kambing. Untuk sate mungkin sudah banyak yang tau, makanya saya akan  memberi tahu apa itu "tongseng kambing" ???

Tongseng kambing adalah masakan khas dari Solo, Jawa Tengah. Cara memasak nya cukup unik yuk mari saya kasih tahu bagaimana cara memasak nya sesuai yang saya lihat di warung sate "pak Min" hehehe....
Cara memasak nya yaitu : 
  • Pertama, siapkan bahannya 5 tusuk sate kambing yang belum dibakar / masih mentah dan bumbu yang dicacah yaitu bawang putih dan cabe, serta pelengkapnya yaitu kol/kubis & tomat segar diiris juga.
  • Kedua, siapkan arang untuk bara dan penggorengan khusus yang terbuat dari tanah.
  • Ketiga, kuahnya (yaitu kuah Gulai) 
  • Keempat, tuangkan sedikit minyak goreng panaskan dengan bara lalu tumis keprekan bawang putih yang dicacah dgn irisan cabe hingga harum, lalu masukkan irisan kol dan tomat.
  • Kelima, masukan 5 tusuk sate kambing (ambil daging nya saja) lalu diongseng-ongseng hingga berubah warna menjelang matang.
  • Keenam, tuangkan kuah gulai kedalamnya, aduk rata hingga matang.

Angkat dan sajikan panas-panas, hmmm lezatnya. Bisa makan tongseng nikmat dengan cuma mengeluarkan uang sebesar Rp 15.000,- disini, kalo ditempat lain kurang tau ya, saya. Hehehe

Ini foto cara memasak nya, foto tongseng nya saya lupa jepret, maklum saking nikmat menyantap. Nanti deh kalo saya beli tongseng lagi, mudah-mudahan saya tidak lupa jepret tongseng yang sudah disajikan. Terimakasih.www.lestarimk.com 


Selasa, 03 Februari 2015

Ini ngidam apa kesempatan yaa????

Salam pemirsa....

Menjadi ibu hamil adalah saat yang dinanti bagi kaum hawa yang sudah berkeluarga baik yang sudah dikaruniai anak apalagi yang belum dikaruniai anak. Saat hamil muda rasanya begitu menantang karena rasanya mual, lemah, letih bahkan pusing. Tapi itu masih wajar asal jangan terlalu. Seperti saya contohnya, dulu waktu hamil anak pertama dan kedua saya merasa wonder women karena selalu sehat hampir tidak ada keluhan yang namanya mual muntah dll. Sampai saya berfikir jangan-jangan ibu2 hamil lainnya yang banyak minta ini itu hanya kesempatan saja bagi mereka untuk bermanja ria dengan suami.

Sekarang saya baru tau rasanya jadi bumil yang ngidam ini itu, ada saja yang dirasa mulai dari pusing, mual, muntah, bahkan malas melanda. Sudah dilawan rasa itu tapi tetap saja selalu hadir. Kalau menuruti emosi diri ya sudah jadi malas makan karena setiap makan sesuatu yang tidak sesuai selera ujung-ujungnya keluar lagi alias muntah. Hmmm.....

Menjelang tengah malam ada saja yang dirasakan oleh bumil (ibu hamil) khususnya yang masih hamil muda antara 1 sampai 3 bulanan. Rasa pinginnya itu loh terkadang hal yang biasa jadi istimewa karena rasa ingin sesuatu itu muncul  tiba tiba tanpa diduga mungkin ini yang namanya ngidam. Hehehe. Pas hampir tengah malam menjelang tidur tiba-tiba Kepingin makan sesuatu, sebut saja bubur kacang hijau madura, begitu minta langsung suamiku keluar mencari yang dagang. Setelah kira-kira 20menit suami kembali dengan pesanan saya yaitu bubur kacang hijau madura. Begitu kubuka hmmm.... aromanya menggugah selera tak berapa lama kusantap dan habis pula. Lapar apa doyan? Ngidam atau kesempatan? Yaaa apalah anggapan orang ujudulnya saya kepingin dan terpuaskan kelezatan bubur kacang hijau madura. Ya itulah pengalaman ngidam saya dan ini belum seberapa terkadang ngidam saya itu aneh ngidam makanan yang enak-enak seperti pengin makan tongseng, durian, kepala ikan. Hmmm istimewa?!??....

Terimakasih suamiku sayang. I love you full pokok e.